Setelah melaksanakan Majelis Kerasulan pada hari sebelumnya, Bunda Lia Eden kembali memanggil seluruh Komunitas Eden untuk berkumpul di Eden pada hari Minggu (13/1). Pemanggilan ini berkaitan dengan sebuah kealpaan yang terjadi ketika Bunda Lia Eden mengizinkan kaum Eden untuk pulang ke rumahnya masing-masing, padahal kaum Eden tengah diperintahkan untuk sama-sama menunggu dan menginap sampai tiba hari kedelapan Mas Rachman ditahan di dalam penjara.
Maka berkumpullah kembali seluruh kaum Eden pada hari Minggu pagi dan digelarlah Majelis Kerasulan untuk mendengarkan sapaan Ruhul Kudus. Pada saat yang bersamaan, digelar pula prosesi pengakuan dosa terhadap dua sahabat Eden yang bersedia mengikuti pensucian kembali.
Melihat kesigapan kaum Eden untuk berkumpul kembali walaupun telah pulang pada hari sebelumnya, Ruhul Kudus menyampaikan bahwa pada hari itu kaum Eden telah membuktikan kesungguhannya menepati sumpahnya untuk bertaat mutlak kepada Tuhan. Dan pensucian total terhadap Eden yang diselenggarakan kemarin dan kesungguh-sungguhan kaum Eden menepati sumpahnya hari itu telah membuat Tuhan pun kembali akan menepati Perjanjian-Nya yang akan menjaga istana Kerajaan Eden dari orang-orang yang akan menzalimi Eden.
Maha Suci Tuhan atas segala Ketetapan dan Kehendak-Nya. Bagi kami, kami hanya dapat mengupayakan kesungguhan kami dalam menepati sumpah-sumpah kami kepada Tuhan. Dan bila Tuhan berkenan atas apa-apa yang kami upayakan untuk-Nya, maka kami memanjatkan puji dan syukur kepada-Nya sembari berharap kami tetap dapat menjaga sumpah kami tersebut dalam masa-masa yang akan datang.