Sudah menyempatkan diri melihat Galeri Bunga-bunga Eden yang terdapat di situs www.le2-34.777.info? Galeri itu berisi karya-karya Bunda Lia Eden yang dituntunkan Ruhul Kudus, dimana di dalamnya terdapat makna-makna yang tersirat yaitu ajaran-ajaran kebenaran yang termutakhir dari Tuhan.

Mengapa saat ini Ruhul Kudus menggunakan rangkaian bunga sebagai media untuk menyampaikan ajaran kebenaran dari Tuhan? Sesungguhnya hal itu bukanlah hal baru di Eden. Dalam majelis-majelis hari Sabtu, ada kalanya Ruhul Kudus menggunakan rangkaian bunga sebagai media untuk mengajarkan filosofi-filosofi kebenaran kepada Komunitas Eden. Kini, pelajaran-pelajaran kebenaran itu dapat turut disimak oleh publik dengan mengakses alamat situs di atas.

Selama ini, Malaikat Jibril-Ruhul Kudus di Eden dikenal sebagai malaikat yang suka berkata keras dan suka mengumbar kata-kata ancaman dan kutukan. Sesungguhnya ada alasan dari Ruhul Kudus mengapa ia melakukan hal itu, ialah agar umat manusia mau menengok dan segera tersadar atas kesalahan yang sedang diingatkan oleh Ruhul Kudus. Pada masa awal-awal kedatangannya, Ruhul Kudus sesungguhnya telah menggunakan bahasa-bahasa yang indah dan tidak terlalu keras. Namun karena tidak dipedulikan, maka terpaksa Ruhul Kudus mengeluarkan kata-kata yang dianggap keras karena terdapat ancaman dan kutukan di dalamnya.

Ruhul Kudus menyatakan bahwa hal itu harus dilakukannya agar bangsa Indonesia dapat terhindarkan dari berbagai malapetaka dan bencana yang kini tak henti-hentinya mendatangi bangsa ini. Karena apa-apa yang terjadi saat ini di negeri ini sesungguhnya telah diingatkan Ruhul Kudus di dalam risalah-risalah yang telah disebarkannya selama ini kepada segenap elemen bangsa dan masyarakat (Silakan mengkaji risalah-risalah tersebut pada situs www.liaeden.info).

Karena apa-apa yang diancamkan di dalam Risalah-risalah Eden itu kini telah terjadi, maka Ruhul Kudus pun kini berbalik menyampaikan Ajaran-ajaran Tuhan melalui bahasa keindahan dengan rangkaian bunga.

“Sebaik-baiknya kata-kata, seindah-indahnya rangkaian bunga, bila terpadu, itulah yang terindah di dunia ini. Karena apa yang terindah kecuali kebenaran dari Tuhan dan Ajaran Tuhan? Tak ada yang lebih indah dari Wahyu-wahyu Tuhan karena itulah kebenaran hakiki. Dan di dunia ini apalah yang terindah selain bunga? Dan bunga itu menjadi lebih indah bila dirangkai. Jadi bunga yang dirangkai dan keindahan kebenaran hakiki Wahyu Tuhan, keindahan kebenaran dari Tuhan, bila kemudian dipertemukan dan dipadukan, tak ada yang lebih indah dari itu.” demikian penjelasan Ruhul Kudus kepada kami.

Selain itu, segala pernyataan yang terberat telah disampaikan oleh Komunitas Eden kepada masyarakat. Dan tidak ada yang terberat selain menyatakan Fatwa Penghapusan Semua Agama dan pembinasaan atas bangsa Indonesia, dimana tidak akan ada yang berani menyatakan hal seberat itu kecuali oleh orang-orang yang benar-benar bersama Tuhan.

Sampai saat ini, Ruhul Kudus masih terus mengajarkan Bunda Lia Eden dan Komunitas Eden bagaimana membuat rangkaian-rangkaian yang indah dengan konstruksi-konstruksi rangkaian yang makin kompleks dan indah. Semoga semakin banyak umat yang tercerahkan melalui Ajaran-ajaran Tuhan yang disampaikan Ruhul Kudus melalui keindahan rangkaian bunga. Amin.